jenis whisk dan fungsinya

7 Jenis Whisk Beserta Fungsinya Masing-masing

jenis whisk dan fungsinya
jenis whisk dan fungsinya

Menurut situs judi bola online terbaik dan terlaris buat yang suka masak, khususnya buat kue, tentu telah nggak asing lagi dengan di antara alat masak yang namanya whisk. Pengaduk adonan inimenolong banget untuk membaur bahan masakan atau adonan kue. Tapi saat melakukan pembelian barang di supermarket, kok whisk ini ada tidak sedikit macamnya, ya? Ada yang ujungnya menggembung, ada pun yang kecil dan spiral. Terus, inginkan pakai yang mana?

Bentuk dan ukuran whisk ini ternyata bersangkutan dengan manfaat dan jenis makanan apa yang dapat dibuat dengan menggunakannya. Nah, biaranda nggak keliru beli dan pakai, kenali dulu macam-macam whisk yang umumdipasarkan di pasaran Indonesia.

1. Balloon whisk ini lho yang sangat sering ditemui. Bagian ujungnya yang menggembung ini multifungsi banget!
Kamu pasti sangat sering lihat whisk jenis ini. Ciri-cirinya punya gagang yang ramping dan unsur ujung tersusun dari kawat yang menggembung danserupa balon, makanya dinamakan balloon whisk. Whisk jenis ini lumayan multifungsi lho, hampir dapat digunakan guna mengocok bahan apa saja.

Tapi sebab kemampuannya guna memasukkan udara pada bahan, balloon whisksesuai digunakan guna mengocok putih telur, adonan meringue atau kue busa dan whipped cream sampai-sampai cepat buat adonan jadi kaku. Termasuk juga sesuai untuk membaur bahan kering pada kue laksana tepung sebelum diayak.

2. Hampir serupa dengan balloon whisk, french whisk punya format yang lebih ramping dan kawat yang lebih fleksibel
Karena bentuknya yang panjang dan lebih ramping, french whisk ini sesuai untuk membaur adonan yang sedang di wadah yang dalam dan bersudutlaksana panci kecil, stoples, atau mug. French whisk ini lebih seringdipakai untuk mengaduk saus, custard (bahan makanan yang tercipta darigabungan susu atau krim dan kuning telur), dan adonan pancake atau wafelsupaya teksturnya lebih kental dan merata.

3. Sesuai namanya, flat whisk ini terdiri dari lengkungan kawat yangdisusun datar dan bersudut
Flat whisk ini sesuai untuk menciptakan roux (campuran mentega dan tepung yang dipanaskan sebagai dasar saus putih), makanya perangkat ini juga dapat disebut roux whisk. Nggak melulu untuk mengocok roux, whisk ini juga sesuai untuk mengaduk saus keju, custard, atau saus krim yang dipanaskan di wajan tumis atau teflon supaya nggak menempel. Bentuknya yang datar menciptakan flat whisk dapat mencampur semua bumbu serta bahan dalam wajan atau teflon dan mengaduknya dengan rata.

4. Beda dengan tiga jenis whisk di atas, coil whisk atau twirl whisk inipaling mudah dipisahkan dengan perangkat pengaduk lainnya
Bentuk ujung whisk ini pun menggembung tapi serupa sarang lebah. Fungsinya nggak terlalu tidak sedikit sih, seringnya dipakai untukmenciptakan saus atau adonan kue pada wadah kecil menjadi lebih kental dan padat. Cara memakainya pun ditekan ke arah bawah, bukan diputar. Nah,bila kamu telah punya french whisk atau flat whisk, anda nggak butuh lagi beli jenis coil whisk ini.

5. Bentuk spiral whisk tidak banyak bengkok laksana sendok dan ada kawat spiral laksana per yang mengelilingi ujungnya
Spiral whisk ini punya faedah yang nggak jauh bertolak belakang dengan flat whisk, yakni untuk menciptakan roux dan ragam saus yang dipanaskan. Namun, sebab ukurannya lebih kecil dan dapat menjangkau sudut dan dasar panci atau wajan, spiral whisk menghasilkan saus yang lebih halus dan mencegahnya menempel dan gosong. Bisa juga dipakai di wadah yang lebih sempit, laksana gelas dan mangkuk kecil. Istimewanya lagi, spiral whisk ini dapat digunakan untuk menciptakan milk frosting sebagai topping dari minuman latte lho!

6. Ball whisk lebih menarik lagi bentuknya, terdiri dari satuan kawat-kawat yang dilengkapi dengan bola-bola di masing-masing ujungnya
Nggak laksana whisk lainnya, ball whisk memiliki format yang nggak melengkung, selain tersebut juga gampang dibersihkan. Ketika digunakan, kawat beserta bola di ujung-ujungnya bakal memantul sampai-sampai mempercepat adonan termasuk pun telur guna mengembang. Saat dipakai untuk mengaduk susu panas, maka susu bakal cepat berbuih. Whisk ini jugasesuai untuk mengemulsikan cuka dan minyak saat menciptakan dressing. Whisk ini pun sering dipakai untuk mengaduk saus sampai lembut.

7. Hand mixer pun punya sejumlah whisk bawaan yang perlu anda ketahui kegunaannya setiap lho!
Di dalam kemasan hand mixer, ada sepaket perangkat pengaduk di dalamnya. Biasanya, terdapat tiga jenis whisk yang disediakan, yakni balloon whisk, beater whisk, dan hook whisk. Ketiga perangkat pengaduk ini dapat di lepas pasang cocok dengan keperluan dan fungsinya.

– Balloon whisk yang gembungan ujungnya sangat besar itu dipakai untuk mengocok telur dan gula agar mengembang.
– Beater whisk yang ujungnya spiral guna mengaduk bahan padat laksana margarin atau mentega.
– Hook whisk yang kawatnya lebih jarang dipakai untuk membaur seluruh bahan sampai menjadi adonan yang kalis.

Nah, kini sudah tahu kan jenis-jenis whisk beserta kegunaannya masing-masing? Kamu nggak mesti punya semuanya kok, pilihlah yang benar-benaranda butuhkan dan yang multifungsi supaya bisa dipakai untuk mengocok segala macam bahan dan adonan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *